Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Di Poliklinik Bidokkes Polda Kepulauan Bangka Belitung
DOI:
https://doi.org/10.52120/jsa.v2i1.4Keywords:
Hipertensi, Poliklinik PoldaAbstract
Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi
merupakan salah satu penyakit yang paling sering
muncul di negara berkembang seperti Indonesia.
Seseorang dikatakan hipertensi dan beresiko mengalami
masalah kesehatan apabila setelah dilakukan beberapa
kali pengukuran, nilai tekanan darah tetap tinggi – nilai
tekanan darah sistolik ? 140 mmHg atau diastolik ? 90
mmHg.Faktor resiko utama terjadinya hipertensi adalah
usia, ras, jenis kelamin, obesitas, kurang aktivitas fisik,
kebiasaan merokok dan minuman beralkohol, serta faktor
lain. Penelitianini bertujuan untuk mengetahuifaktor –
faktor yang berhubungandengan kejadian hipertensi pada
pasien di Poliklinik Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Penelitian ini menggunakan desaincross sectional.
Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien
anggota Kepolisian yang berkunjung di Poliklinik Polda
Kepulauan Bangka Belitung tahun yang berjumlah 4.973
pasien dengan sampel sebanyak 105.Teknik
pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive
sampling dan di analisis secara univariat dan bivariat
dengan menggunakan uji chi – square.
Penelitian ini menyimpulkan faktor– faktor yang
berhubungan dengan kejadian hipertensi pada pasien di
Poliklinik Polda Kepulauan Bangka Belitung adalah umur
(p=0,000), obesitas (p=0,010), dan kebiasaan merokok
(p=0,002),sedangkan faktor yang tidak berhubungan
adalah jenis kelamin (p= 0,114) dan aktivitas olahraga
(p=0,651) dan faktoryang paling dominan berhubungan
dengan kejadian hipertensi pada pasien di Poliklinik
Polda Kepulauan Bangka Belitung adalah obesitas
dengan nilai POR 11,608.
Rekomendasi dari penelitianini, diharapkan bagi
anggota kepolisian agar selalu menjaga pola makan
supaya terhindar dari obesitas yang bisa menyebabkan
hipertensi.












